Tips Memanfaatkan Blog Ini

  1. Perhatikan tanggal penulisan dan tanggal update artikel. Semakin baru tanggal-tanggal ini, semakin valid informasi yang tercantum.
  2. Harap membaca komentar-komentar terkait sebelum bertanya; bisa jadi hal yang ingin Anda tanyakan sudah terjawab.
  3. Bagian komentar di blog ini sudah ditutup karena blog ini tidak lagi dikelola secara aktif. Komentar dan pertanyaan lebih lanjut dapat disampaikan lewat akun Twitter @asyafrudin.

Kamis, 02 April 2009

Membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian

SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) kerap kali menjadi bagian dari persyaratan untuk melamar suatu pekerjaan. Dokumen ini digunakan sebagai alat bukti bahwa orang yang namanya tercantum dalam SKCK ini tidak pernah terlibat tindak pidana.

Syarat-syarat yang perlu dipersiapkan untuk membuat SKCK adalah sebagai berikut:
  1. Surat Pengantar dari Kelurahan.
  2. Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk).
  3. Foto berwarna ukuran 4x6 sebanyak 2 lembar.
SKCK dapat dibuat di kantor Polsek setempat. Pemohon SKCK menyerahkan persyaratan yang disebutkan di atas kepada petugas pembuat SKCK, kemudian pemohon akan diambil sidik jari untuk semua jari tangannya. Dengan alasan ini maka pemohon SKCK harus orang yang bersangkutan (tidak dapat diwakilkan).

Pembuatan SKCK seharusnya selesai pada hari yang sama, kecuali memang kondisinya tidak memungkinkan, misalnya pemohon SKCK datang menjelang akhir jam kerja petugas pembuat SKCK. Dalam kondisi seperti ini, SKCK seharusnya dapat diambil keesokan harinya.

Proses pembuatan SKCK ini tidak dipungut biaya apa pun. Sayangnya kebiasaan lama oknum-oknum kepolisian sering menyebabkan munculnya biaya-biaya tak terduga. Kalau memang hal ini terjadi, silakan memilih sendiri untuk mengeluarkan uang atau tidak.

Semoga bermanfaat!

--
Amir Syafrudin

Versi PDF tulisan ini: http://www.4shared.com/file/96330585/52291876/MembuatSuratKeteranganCatatanKepolisian.html

19 komentar:

  1. kalo biaya tak terduga,,, udah ada dari RT, RW, Kelurahan bro,,,,

    Pas di polseknya ane kena dua kali,,, pertama pas diambil sidik jarinya,,, kedua pas SKCK dah jadi...

    ngomongnya sih,,, buat biaya administrasi,,, se-ikhlas-nya aja.... :)

    BalasHapus
  2. Ruang lingkup tulisan ini sebatas SKCK. Jadi saya tidak paparkan proses untuk membuat Surat Pengantar dari Kelurahan. Untuk biaya tak terduganya itu sendiri, kalau tidak salah saya cuma perlu mengeluarkan uang Rp. 25.000. Rp. 10.000 di Kelurahan dan Rp. 15.000 di Polsek setempat. Untungnya Ketua RT dan RW tempat tinggal saya bukan tipe orang yang suka cari tambahan.

    BalasHapus
  3. wah maskasih banyak post nya

    BalasHapus
  4. makasih banyak mas infonya. sangat bermanfaat... ^_^

    BalasHapus
  5. serrrr tenq... kang mas

    BalasHapus
  6. mumpung belom di beelakukan pasal 212 tentang "larangan komentar dengan maksud curhat" oleh pemilik blog
    maka gw akan sedikit curhat ...
    barusan gw bikin surat pengantar RT gak minta ane gak kasih.(wkwkwk)
    kerumah RW "asalamualaikum|(anaknya-yang-jawab)walaikumsalam|minta cap|ok|(SELESAI-TANPA PUNGUTAN)ke kelurahan
    pas selesai nama gw di panggil "BUDI"||ya||ini||oh,makasih pak||iya 10rebu ajaaahhh||ajegileeeeeee..gapapa buat bapak yatim
    ntar ke polsek rencana kasih goceng ajaaaaa

    BalasHapus
  7. Thanks for sharing, Mas budi.

    Baru kali ini dengar istilah "bapak yatim". :D

    Semoga sukses dengan rencana ngasih goceng di Polsek. :)

    BalasHapus
  8. Gan Mau tanya nih..
    Kata temen gw kalo mu kerja di Luar kota harus ke polres.. tp klo mau di daerah kota aja ke polsek ..

    Bener gk sih..??
    wa masih bingung nih.. soal.a Polres di daerah wa jauh.. kalo polsek sih dket...

    BalasHapus
  9. Saya kurang tahu nih masalah ini. Saya sendiri mengurus SKCK di Polsek daerah Tangerang untuk melamar kota di Jakarta. Saat itu bahkan polisi di Polsek tidak menyuruh saya ke Polres. Kayaknya sih gak ada aturan kalau ke luar kota harus urus SKCK di Polres. Maaf ya kurang membantu.

    BalasHapus
  10. Ini nih yang bikin males dari duLu mau ngurus SKCK lagi, birokrasinya kepanjangan :(

    Masih ada pula ++ nya :o
    Tapi apa hendak dikata, ane mesti ngurus lagi nih buat persiapan ngelamar2 kerja lagi ckakakz

    ~~curcoL
    SD N Reksosari II, Dsn. Banjarsari, Kel. Reksosari, Kec. Suruh, Kab. Semarang

    BalasHapus
  11. :D

    Semoga sukses melamar kerjanya.

    BalasHapus
  12. halo mas.aq mau nnya nih.klo buat skck tu pa hrus ada srat ktrngan RT&RW skalian.seandainy cuma dr RT nya aj gmna.boleh p nggk.soalny syratny sdkit ribet drpda cari krtu kuning sih.

    BalasHapus
  13. Halo, Rama.

    Salah satu syarat SKCK itu adalah Surat Pengantar dari Kelurahan. Surat Pengantar ini setahu saya harus dibuat berdasarkan surat keterangan RT dan RW. Setahu saya Surat Pengantar dari Kelurahan itu tidak bisa dibuat berdasarkan surat keterangan dari RT saja.

    Itu prosedur formal yang saya tahu ya. Mungkin saja di kelurahan Rama itu lebih fleksibel. Coba saja tanyakan kembali ke kelurahan setempat.

    Semoga membantu.

    BalasHapus
  14. ma'af mau tanya neh kalo yang udah pernah di penjara masih bisa bikin SKCK ga>? ada persyaratan tambahan ga selain di atas.. trims..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf sebelumnya. Untuk pertanyaan di atas, saya tidak bisa membantu.

      Hapus
  15. mulai thn 2010 dikenakan biaya 35k + 10k sidik jari & administrasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas informasinya.

      Apakah ketentuan biaya ini berlaku umum?

      Hapus
  16. mau tanya nih, kalo SKCK hrs sesuai dgn domisili ktp ya? misal sy butuh,tp sdg tdk di jkt apa bisa bikin diluar jkt? thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya kurang tahu. Saya belum pernah mendapatkan informasi ini.

      Hapus