Tips Memanfaatkan Blog Ini

  1. Perhatikan tanggal penulisan dan tanggal update artikel. Semakin baru tanggal-tanggal ini, semakin valid informasi yang tercantum.
  2. Harap membaca komentar-komentar sebelumnya sebelum bertanya; bisa jadi hal yang ingin Anda tanyakan sudah dijawab.
  3. Alternatif tempat bertanya: @asyafrudin

Senin, 20 Februari 2012

Lapor SPT Tahunan Online

Update (28 Februari 2014)
Permohonan e-FIN dapat dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat.

Update (16 Februari 2014)
Aplikasi eFiling yang dijelaskan dalam tulisan di bawah adalah aplikasi eFiling tahun lalu (untuk tahun pajak 2012). Untuk tahun ini (tahun pajak 2013), aplikasi eFiling sudah diperbaharui. Aplikasi eFiling terbaru ini hanya bisa digunakan untuk melaporkan SPT Tahunan Tahun Pajak 2013 (dan mungkin untuk tahun-tahun selanjutnya). Bila kita ingin mengakses SPT Tahunan sebelum Tahun Pajak 2013, yaitu Tahun Pajak 2012 dan 2011, silakan mengunjungi URL https://efiling2.pajak.go.id/.

Perlu diperhatikan bahwa username dan password untuk aplikasi eFiling lama dan aplikasi eFiling baru itu berbeda. Bagi pengguna yang terdaftar di aplikasi eFiling lama, username dan password untuk aplikasi eFiling baru akan dikirim ke email yang digunakan untuk mendaftar di aplikasi eFiling lama. Sementara bagi pengguna baru (yang baru mendaftarkan diri tahun ini), harus mengikuti alur dari awal, yaitu mulai dari mengajukan permohonan eFIN.

Perubahan yang dilakukan pada aplikasi eFiling baru ini benar-benar patut diacungi jempol. Selain menyediakan mekanisme pengisian langkah demi langkah (disebut wizard) seperti pada aplikasi eFiling lama, aplikasi eFiling baru ini juga menyediakan mekanisme pengisian langsung melalui form yang bentuknya menyerupai formulir SPT Tahunan. Bagi yang sudah terbiasa mengisi formulir SPT Tahunan, mekanisme pengisian langsung melalui form ini jelas lebih mudah dibandingkan wizard.

Selain perubahan besar di atas, aplikasi eFiling yang baru juga sudah mengakomodir 3 dari 4 catatan yang saya buat di akhir tulisan ini: (1) SPT Tahunan dari tahun sebelumnya dapat diakses dengan mudah. (2) Isian seperti Harta dan Anggota Keluarga dapat diisi secara otomatis berdasarkan data pada SPT tahun sebelumnya. (3) Indikator loading sudah digunakan untuk memperlihatkan transisi dari satu bagian ke bagian yang lain. Semua tambahan di atas saya rasakan sendiri manfaatnya dalam mempercepat proses pengisian dan pelaporan SPT Tahunan saya.

e-Filing
Aplikasi e-Filing di www.pajak.go.id yang baru digulirkan oleh DJP (Direktorat Jenderal Pajak) tahun ini merupakan terobosan baru pelaporan SPT Tahunan 1770S dan 1770SS. Aplikasi ini memungkinkan wajib pajak mengisi dan melaporkan SPT Tahunan masing-masing dengan cara yang lebih mudah. Kemudahan pertama, wajib pajak dapat mengisi SPT Tahunannya dengan nyaman dari balik meja kerja mereka masing-masing. Hanya saja e-Filing ini memiliki satu syarat yang tidak bisa diganggu gugat, yaitu wajib pajak harus terhubung ke Internet.

Kemudahan kedua yang diberikan oleh aplikasi e-Filing ini adalah wajib pajak tidak perlu lagi mengirimkan dokumen-dokumen pendukung seperti bukti potong pajak ke KPP (Kantor Pelayanan Pajak) Pratama terdekat atau ke Drop Box SPT Tahunan. Sesuai keterangan yang ada dalam petunjuk penggunaan aplikasi e-Filing, dokumen-dokumen pendukung itu hanya perlu dikirim bila memang diminta oleh DJP. Permintaan itu hanya dilakukan sesuai kebutuhan hasil pemeriksaan SPT Tahunan yang disampaikan melalui AR (Account Representative) di KPP Pratama tempat wajib pajak terdaftar.

Tulisan kali ini merupakan hasil pengalaman saya menggunakan aplikasi e-Filing di http://efiling.pajak.go.id/ untuk mengisi dan melaporkan SPT Tahunan 1770S tahun pajak 2011 milik saya sendiri. Berikut ini saya paparkan langkah-langkah yang saya lakukan dari mulai membuka aplikasi e-Filing untuk pertama kali sampai saya berhasil mengirim SPT Tahunan yang sudah saya isi sendiri.

Permohonan e-FIN
Kita mulai dari halaman depan aplikasi e-Filing (http://efiling.pajak.go.id/). Langkah pertama adalah mengajukan permohonan e-FIN (e-Filing Identification Number). e-FIN merupakan nomor identitas Wajib Pajak yang mengajukan permohonan untuk melaksanakan e-Filing.[1] e-FIN ini terikat langsung dengan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) yang kita miliki. Dapat diibaratkan bahwa e-FIN ini menjadi identitas pengganti NPWP kita saat kita melaporkan SPT Tahunan lewat aplikasi e-Filing tersebut. Mengajukan permohonan e-FIN dapat dilakukan lewat menu PERMOHONAN E-FIN di halaman depan aplikasi e-Filing.

Di halaman Permohonan e-FIN itu kita cukup memasukan NPWP dan Tanggal Terdaftar (serta mengisi Captcha untuk validasi), kemudian tekan tombol Submit. Sekedar informasi saja, baik NPWP maupun Tanggal Terdaftar dapat ditemukan di Kartu NPWP kita masing-masing. Dengan menekan tombol Submit, permohonan e-FIN kita akan segera diproses dan dikirimkan ke alamat yang sesuai dengan alamat terdaftar, yaitu alamat yang kita gunakan saat kita mendaftar untuk mendapatkan NPWP.

Pendaftaran e-Filing
Bila e-FIN sudah ada di tangan kita, kita bisa meneruskan ke langkah kedua, yaitu mengajukan pendaftaran e-Filing. Pendaftaran e-Filing dapat dilakukan lewat menu E-FILING > PENDAFTARAN E-FILING di halaman depan aplikasi e-Filing. Yang perlu kita lakukan adalah mengisi satu per satu isian yang ditampilkan di halaman Pendaftaran e-Filing tersebut. Perlu diperhatikan bahwa kita diminta mengisi NPWP dan Nomor e-FIN. e-FIN yang sudah kita terima akan dicocokan kembali dengan NPWP kita agar tidak terjadi kesalahan identitas saat pelaporan SPT Tahunan nantinya.

Isian Email merupakan salah satu isian yang terbilang penting. Saya sarankan menggunakan alamat email yang tidak terikat dengan instansi apa pun seperti Gmail atau Ymail karena alamat email ini akan kita gunakan untuk menerima informasi seputar aplikasi e-Filing. Selain itu, kita juga akan menggunakan alamat email ini sebagai username kita saat menggunakan aplikasi e-Filing. Bila semua isian sudah kita isi dengan benar, klik tombol Submit untuk mengajukan pendaftaran e-Filing.

Tidak lama kemudian, kita akan menerima email yang berisi informasi untuk mengakses aplikasi e-Filing. Di dalam email tersebut pun akan mencantumkan link untuk aktivasi. Link ini harus terlebih dahulu kita akses agar kita bisa mulai menggunakan aplikasi e-Filing. Perlu diperhatikan bahwa bila email tersebut tidak kunjung masuk ke dalam Inbox kita, ada kemungkinan email tersebut masuk ke dalam Spam.

Aktivasi akun e-Filing berhasil
Bila akun kita sudah aktif, kita bisa mulai menggunakan aplikasi e-Filing untuk mengisi dan melaporkan SPT Tahunan kita. Hal ini dapat kita lakukan lewat menu E-FILING > PENYAMPAIAN SPT di halaman depan aplikasi e-Filing.

Login ke Aplikasi e-Filing
Setelah login ke dalam aplikasi e-Filing, silakan lihat-lihat dulu. Bila kita sudah siap, kita dapat mulai mengisi SPT Tahunan kita lewat menu Perekaman SPT. Dalam kasus saya, saya memilih 1770S sesuai dengan kebutuhan pelaporan perpajakan saya.

Halaman Utama Aplikasi e-Filing
Langkah-langkah selanjutnya adalah langkah-langkah untuk mengisi SPT Tahunan kita. Berdasarkan pengalaman saya pribadi mengisi SPT Tahunan 1770S, total langkahnya ada 12 langkah. Masing-masing langkah berisi pertanyaan Ya/Tidak. Menjawab Tidak akan membawa kita ke langkah selanjutnya, Menjawab Ya akan membawa kita ke sejenis form yang harus kita isi. Saya lampirkan salah satu contohnya di bawah ini, yaitu Langkah VIII (tanggungan keluarga).

Langkah VIII
Form Isian Langkah VIII
Kita hanya perlu terus mengikuti langkah-langkahnya sampai dinyatakan Selesai. Bila pengisian SPT kita sudah selesai, kita dapat langsung menyimpannya. SPT Tahunan yang sudah kita simpan akan ditampilkan di Halaman Utama Aplikasi e-Filing.

Halaman Utama Aplikasi e-Filing (Setelah Pengisian SPT)
Dari halaman utama ini, kita dapat mengubah atau menghapus SPT Tahunan yang sudah kita isi dan simpan. Bila kita sudah yakin dengan isian SPT Tahunan kita, kita dapat lanjutkan dengan pengiriman SPT. Pengiriman SPT ini dilakukan dengan dua tahap, yaitu dengan menekan tombol Ambil Kode Verifikasi dan dilanjutkan dengan menekan tombol Kirim Data.

Dengan menekan tombol Ambil Kode Verifikasi, kita akan menerima kode verifikasi yang kita perlukan untuk mengirim SPT Tahunan kita melalui alamat email yang kita daftarkan di aplikasi ini. Kode verifikasi ini harus kita isikan setelah kita menekan tombol Kirim Data. Bila tidak ada masalah pada kode verifikasi dan proses pengiriman data, kita akan menerima pemberitahuan bahwa SPT Tahunan kita sudah terkirim pada alamat email yang sama.

Halaman Utama Aplikasi e-Filing (Setelah Pengiriman SPT)
Dan ... selesai!

Kita pun sudah secara resmi melaksanakan tanggung jawab kita sebagai wajib pajak untuk melaporkan SPT Tahunan kita. Saya sendiri hanya butuh waktu lebih kurang 1 jam untuk menyelesaikan semua langkah-langkahnya. Itu pun karena saya sibuk mengulang beberapa langkah pengisian dan mengambil screenshot dari masing-masing langkah untuk modal saya membuat tulisan ini.

Mudah, bukan?

Dengan adanya aplikasi e-Filing ini, saya sangat berharap berbagai kesulitan dalam mengisi dan melaporkan SPT Tahunan pun berkurang. Kemudahan yang didapatkan dari aplikasi e-Filing ini diharapkan pula dapat meningkatkan kesadaran wajib pajak untuk melaporkan SPT Tahunannya masing-masing. Hal ini secara tidak langsung dapat meningkatkan akurasi pengukuran penerimaan pajak negara ini.

Sebagaimana umumnya aplikasi baru, kritik dan saran tak mungkin dielakan. Saya sendiri mencatat beberapa hal yang saya rasa perlu ditambahkan ke dalam aplikasi ini:
  1. Fitur untuk merubah alamat terdaftar agar wajib pajak yang alamat domisilinya berbeda dengan alamat terdaftar tidak kesulitan mendapatkan e-FIN.
  2. Fitur untuk melihat kembali SPT Tahunan yang sudah dikirim sebagai bahan perbandingan bila ingin melakukan pembetulan SPT Tahunan atau mengisi SPT Tahunan di tahun berikutnya.
  3. Indikator Loading saat transisi dari satu langkah ke langkah yang lain. Indikator seperti ini penting terutama bagi wajib pajak yang memiliki koneksi Internet terbatas untuk menghindari kesan bahwa aplikasi tiba-tiba hang padahal sedang loading.
  4. Fitur untuk menyimpan data yang bersifat tetap seperti tanggungan keluarga atau harta sehingga tidak perlu kita isi ulang setiap kali kita mengisi SPT.
Sekian tulisan tentang pengisian SPT Tahunan secara online lewat efiling.pajak.go.id. Pertanyaan-pertanyaan dapat disampaikan lewat form komentar atau langsung mention asyafrudin di Twitter.

Semoga bermanfaat!

--
[1]Bantuan Penggunaan e-Filing. http://efiling.pajak.go.id/(S(pure5mbueoc3drh2csv4ujpz))/Description.aspx; diakses tanggal 20 Februari 2012.

86 komentar:

  1. terkait pembuatan efin...ada ga alternatif lain, biar langsung dpt efin tanpa nunggu dikirimn dulu...secara alamat tertera di NPWP berbeda dg alamat sekarang dan belum pernah mengajukan perubahan alamat...mohon penjelasan...terimakasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Satu-satunya alternatif yang saya tahu itu mengajukan permohonan e-FIN ke KPP terdekat (bukan KPP tempat terdaftar). Yang perlu disiapkan cukup Kartu NPWP dan KTP.

      Keterangannya ada juga di bagian Bantuan Penggunaannya di sini: http://efiling.pajak.go.id/(S(i2krxbma3adndajp4ultumja))/Description.aspx#berita2

      Hapus
  2. Saya baru mencoba metode ini, dan berhasil.
    e-FIN sangat membantu. maju terus Indonesia !!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. Terima kasih atas feedback positifnya. :)

      Hapus
  3. sip gan...
    bagus infonya...

    ijin titip link ya gan :

    http://ibtutorial.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan.

      Terima kasih sudah mampir. :)

      Hapus
  4. pertanyaan pak..
    bagaimana kita mendapatkan bukti bahwa kita sudah melaporkan pajak kita, seperti secarik kertas yg kita dapat dari kantor pajak..? apakah dikirim berbentuk file pdf atau yg lain ke email kita..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tanda bukti pengiriman akan dikirim ke email kita. Bentuknya email biasa, bukan PDF. Di dalam email itu ada informasi yang terkait dengan pengiriman SPT Tahunan kita.

      Hapus
  5. Mengenai saran bapak untuk menggunakan alamat email yang tidak terikat dengan instansi apa pun seperti Gmail atau Ymail. cara membuat alamat email pribadi yang tidak terikat dengan instansi apapun gimana caranya? mohon pencerahan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maksud saya "alamat email yang tidak terikat dengan instansi apa pun" itu antara lain adalah alamat email kantor. Jadi kalau kita pindah kerja pun kita tidak perlu repot update alamat email untuk urusan eFiling kita. Gmail atau Ymail itu contoh "alamat email yang tidak terikat instansi apa pun".

      Mohon maaf kalau membingungkan. :)

      Hapus
  6. ini permohonan efin selalu "terjadi kesalahan pada website" ck ck ck

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin ada masalah teknis. Semoga Mas/Mbak Anonim diberi kesabaran untuk mencoba lagi. :)

      Hapus
  7. Mas saya sudah terlanjur klik submit, padahal saya dah pindah di jakarta. Alamat saya waktu itu di Bandung, alamat kontrakan lagi. Tak masalahkah mas? Tidak confidential kan?
    Mungkin mesti datang langsung ke KPP terdekat. Sore sampe jam berapa ya mas kantor pajak biasa buka? Apa malam bisa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Permohonan e-FIN ya? Segera saja ke KPP terdekat. Nanti e-FIN untuk Mas Irawan dapat langsung diurus pada hari yang sama. Setelah itu, Mas Irawan bisa langsung registrasi e-Filing. Setelah registrasi itu, seharusnya e-FIN yang dikirim ke Bandung tidak dapat disalahgunakan. Itu pun kalau memang ada yang mau (dan bisa) menyalahgunakan. :)

      Hapus
    2. Uppss...maaf mas lupa kasih subject, iya tentang permohonan e-FIN.
      Ok mas Amir, terima kasih banyak infonya.
      Blog yang bermanfaat.

      Hapus
    3. Sama-sama. Senang bisa membantu.

      Hapus
  8. Kenapa masih menggunakan cara off-line dlm pengiriman eFin...
    ampun dah...mana waktu dah mepet...bakal telat deh nguruus SPT thn ini..

    seandainya eFin bisa online juga via email misalnya ato yg bersifat realtime...manteeep dah,....

    BalasHapus
  9. oke bang ,, bagus banget neh infonya,,,,
    mas saya mau nanya...kalo lapor secara manual kan kt ada ttd,,,,nah kalo efiling gmana?????

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setahu saya, eFIN itu yang menjadi pengganti ttd kita.

      Hapus
  10. Mas bro, mo tanya yg di maksud "tanggal terdaftar" itu bagaimana? baru pertama kali mo lapor spt sendiri, biasa dl di kantor ada yg urusin.
    Thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh ... Saya telat bales abis nih. Ternyata komentar ini di-mark sebagai Spam oleh Blogger. Pantesan gak langsung nongol.

      Anyway, tanggal terdaftar itu tanggal saat kita mendaftarkan NPWP kita. Biasanya tanggal terdaftar itu ada di kartu NPWP atau di Surat Keterangan Terdaftar yang dulu dikirim dari KPP Pratama tempat kita terdaftar.

      Hapus
  11. kalo yang 1770 SS sama aja kan pak. dan kita ga pake tanda tangan elektronik ya pak????

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yupe. Prosedurnya secara garis besar sama saja. Perbedaannya hanya di langkah-langkah pengisian SPT saja. Tanda tangan elektronik tidak diperlukan karena sudah diwakili oleh e-FIN.

      Semoga membantu.

      Hapus
    2. oke,, terimakasih ya pak,,,,blog ini bener-bener sangat membantu sekali pak,,,,,,ditunggu posting-posting selanjut nya ya pak,,hehehehehe

      Hapus
    3. Terima kasih atas apresiasinya. Saya pun berharap saya bisa konsisten mengisi blog ini. Aamiin.

      Hapus
  12. Hari ini saya dapat surat pemberitahuan dari kantor pelayanan pajak, yang intinya saya belum melapurkan SPT Tahuan, th 2008, 2009 dan 2010. padahal setiap tahun saya selalu membuat SPT secara kolektif yang di urus dari perusahaan tempat saya bekerja. Apa yang perlu kami bawa untuk mengklarifikasi surat tersebut? mohon bantuan. terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba bawa tanda terima penyerahan SPT-nya atau bawa surat keterangan dari perusahaan yang menerangkan kalau Mas Sugeng sudah lapor SPT. Itu saja yang bisa saya sarankan.

      Hapus
  13. Wah, ini sangat membantu Sekali, Lebih Efisien Waktu Banget... Terima kasih Gan...

    BalasHapus
  14. gimana cara melaporkan SPT buat perusahaan bos...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jalurnya beda, Mas. Untuk wajib pajak badan juga ada pelaporan SPT dalam bentuk e-SPT (bukan hard copy). Hanya saja e-SPT badan ini tidak dapat dilaporkan lewat aplikasi e-filing yang saya paparkan di atas. Jasa e-filing untuk wajib pajak badan disediakan oleh Application Service Provider yang sudah bekerja sama dengan Ditjen Pajak.

      Hapus
  15. Sy tahun lalu belum melaporkan SPT karena terbentur dgn waktu. Tgl 30-3-2012 mendapatkan SPT melalui kantor pos/kurir dr kantor pajak. sedangkan kirim kembali paling lambat tgl 31-3-2012 ke kantor pajak. Sy hrs bagaimana untuk th ini ? apa bisa sy melaporkan SPT melalui E-Fin ? Trimakasih n sy tunggu balasannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa. Langsung saja mengajukan permohonan e-FIN kemudian lapor SPT lewat e-Filing seperti yang dijelaskan di atas.

      Hapus
  16. mau tanya gan untuk permohonan e-FIN. untuk kolom 1 itu NPWP di tulis nama /nomer npwp? tq infonya

    BalasHapus
  17. Balasan
    1. Sama-sama. Senang bisa bermanfaat.

      Hapus
  18. Pak..ketika saya mendaftar utk mendapatkan e-fin, no npwp saya ditolak dengan alasan npwp yg dimasukan tidak terdaftar. Padahal npwp tsb sudah terdaftar sejak 18/11/2009. Saya sudah melihat no npwp dan sudah benar.

    trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba hubungi ke KPP terdekat atau ke Kring Pajak. Saya tidak bisa bantu lebih jauh untuk masalah ini. Mohon maaf.

      Hapus
  19. ya ampun kenapa ga dikirim ke email aja ya e-fin nya?
    sangat tidak praktis, luar biasa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang saya tahu, alasannya lebih cenderung terkait keamanan dan integritas data. e-FIN sengaja dikirim ke alamat wajib pajak untuk memastikan bahwa alamat wajib pajak itu memang valid. Jadi kalau data wajib pajak yang ada di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) itu valid, maka e-FIN akan sampai ke tangan yang berhak menerimanya.

      Pertanyaan selanjutnya adalah kenapa tidak ada fitur ubah alamat di web eFiling itu? Kembali lagi ke masalah keamanan dan integritas data. Kalau wajib pajak bisa merubah alamat tempat tinggal begitu saja, pihak DJP akan kesulitan melakukan verifikasi datanya.

      Kira-kira itu penjelasan yang bisa saya berikan, tapi saya tegaskan bahwa informasi tersebut HANYA pendapat saya pribadi; bukan mengatasnamakan DJP.

      Hapus
  20. waduh.....merepotkan sekali..
    niatnya mau bikin mudah tp malah bikin tambah masalah...
    alamat pekerja ada juga y sering berpindah2...jika telat lapor kena denda, tp klau mau lapor musti ijin kerja dlu buat antri di kantor pajak...padahal mau kasih uang untuk pemerintah bukanya minta.

    kalau e-Fin tdk bs dikirimkan secara On-Line jgn serta merta bilang lapor pajak bs On-Line....ini namanya pembodohan masyarakat.

    harusnya bilang semi On-Line...jgn cuma kejar gengsi untuk di bilang On-Line sama seperti perusahaan besar atau Bank...

    klo begini caranya ya mendingan daftar langung ke kantor pelayanan pajak..jgn menggiring masyarakat makin bingung.

    Mohon di kritik jika salah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya sepakat dengan anda, kebanyakan dari institusi pemerintah memang seperti ini. sebagian besar masih berpedoman kepada "kalau bisa dibuat susah, kenapa harus dibuat mudah?".
      padahal kita sebagai warga negara yang baik sudah berusaha membantu negara ini dengan apa yang kita bisa, tetapi aparatur negaranya yang tidak professional.

      Hapus
  21. yah harus ada e-fin nya yah :(
    kirain gak perlu repot nunggu, jadi begitu mengjaukan permohonan e-fin langsung kirim ke email or apa gitu
    tapi gak apa2 lah, semoga besok2 lebih baik lagi

    BalasHapus
  22. mau apply e fin malah disuguhi "Tanggal terdaftar salah.
    Pastikan tanggal terdaftar sesuai dengan yang tertera pada kartu NPWP Anda.
    Apabila tanggal tersebut sudah sesuai, namun pesan ini masih muncul,
    Silakan hubungi KPP di mana Anda terdaftar untuk mengkonfirmasi tanggal terdaftar Anda." ada solusi cepat selain hubungi kantor buat npwp? secara lagi di luar kota..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan salah format tanggalnya kan, Mas? Kalau formatnya sudah benar sih saya kurang tahu kenapa ada error seperti itu. Maaf sebelumya bila saya kurang membantu.

      Hapus
  23. Mas mau tanya untuk mengetahui SPT tahunan kita seperti apa? karena saya perlu sekali untuk syarat pengajuan KPR dengan salah satu sarat adalah copy-an SPT tahunan. Terima kasih yah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau pakai fitur online ini, kita tinggal login aja. Di dalam aplikasi online ini kita bisa akses SPT Tahunan yang udah pernah kita laporkan. Masing-masing SPT Tahunan yang kita laporkan itu bisa kita cetak langsung. Kalau untuk SPT Tahunan yang kita laporkan langsung ke KPP (atau lewat Drop Box) sepertinya bisa diminta ke KPP tempat kita terdaftar.

      Hapus
  24. siang,sy sdh daftar untuk mendapatkan no e-fin...tp sampai skrg no e-fin nya belum dikirim,,,knp yah???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biasanya butuh waktu beberapa hari untuk e-FIN sampai ke tangan kita. Kalau memang sudah terlalu lama, saya sarankan menghubungi KPP terdekat atau mungkin ke Kring Pajak.

      Hapus
  25. Saya mencoba membuat permohonan E-Fin tapi setelah saya klik submit sama sekali tidak muncul notifikasi apapun, misalnya seperti"permohonan e-fin anda sedang kami proses" atau "nomor e-fin anda akan kami kirim ke alamat sesuai NPWP terdaftar".. mohon tanya apa kah memang seperti itu ? ataukah ada kesalahan?ini sdah saya ulang beberapa kali, 3 hari yang lalu sampe skrng belum juga ada kriman dr kantor pajak sehubungan dgn permohonan e-fin tersebut, mohon dibantu terimakasih sblumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf. Untuk saat ini saya tidak bisa membantu. Sebaiknya langsung menghubungi Call Center Ditjen Pajak atau KPP terdekat.

      Hapus
    2. apakah ketika Pak amir membuat permohonan efin memang tidak ada notifikasi apapun juga?

      Hapus
    3. Saya agak lupa perihal notifikasi itu. Dan rupanya saya tidak cantumkan dalam tulisan ini ya? Mohon maaf.

      Hapus
  26. e-fin itu bentuknya kode yang terdiri dari angka-angka bukan? soalnya kalo iya saya bisa nelpon orang di kampung ketika e-fin itu sudah terkirim saya bisa langsung masukkin ke pendaftaran e-filing. makasih ya

    BalasHapus
  27. Saya sudah mendapatkan E-FIN sejak Tahun Pajak 2011. jika mau menggunakan untuk tahun pajak 2013. apakah masih menggunakan E-FIN lama? soalnya waktu mau menggunakan E-Filiing saya lupa password saya. sedangkan email saya yang dipakai mendaftar dulu kena hack dan tidak bisa dibuka.
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setahu saya e-FIN lama masih bisa dipakai, tapi kelihatannya ada perubahan di aplikasinya untuk tahun ini. Kalau tidak salah, untuk tahun ini ada aplikasi eFiling baru. Aplikasi yang lama hanya menyimpan arsip SPT kita yang lama. Untuk aplikasi baru ini, kita diberikan username dan password baru ke alamat email yang dulu kita pakai untuk mendaftar. Kalau memang tidak mungkin mengakses email yang lama, mungkin akan lebih baik mendaftar kembali.

      Itu saja dari saya. Informasi dari saya belum tentu lengkap. Untuk itu, saya tetap menyarankan untuk menghubungi KPP terdekat atau Kring Pajak untuk mendapatkan informasi paling valid.

      Hapus
  28. Halo, makasih tulisannya, sangat berguna. Mau tanya, setelah kita melapor, bayar pajaknya ke mana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Syukurlah kalau tulisan saya bermanfaat. Untuk pembayaran pajak bisa melalui bank persepsi (bank rekanan).

      Hapus
  29. Blognya Bagus sekali, sangat membantu, yang gak membantu itu sistem di pajak uang katanya online. saya sudah mencoba meminta efin ke kantor pajak setempat, begitu saya kesana orang pajak bilang bahwa nomer NPWP saya tidak terdaftar...nah loh kok bisa begitu??? jadi saya punya NPWP dari tahun 2007 sampai sekarang bayar pajak tiap bulan entah kemana tuh duit....Mohon pencerahan apabila Mas ada info mengenai hal ini. terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya pribadi tidak bisa membantu, Mas. Tapi saran saya sebaiknya segera ditindaklanjuti, Mas. Coba hubungi KPP tempat Mas terdaftar atau coba hubungi Kring Pajak. Itu saja dari saya. Mohon maaf tidak bisa banyak membantu.

      Hapus
  30. makasih info nya ... ijin copas yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan. Mohon sertakan link artikel ini ya.

      Hapus
  31. ga nemu 'permohonan eFin' di website nya ... ada alamat lain ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Permohonan eFin tidak lagi tersedia secara online. Permintaan eFin bisa diajukan ke KPP terdekat.

      Hapus
  32. Mas Amir, info sangat bermanfaat. Diatas disampaikan userid dan password lama tidak bisa digunakan lagi utk pelaporan tahun 2013. Masalahnya saya lupa nomor eFIN saya. Apakah saya harus mendaftar ulang lagi ya utk mendapatkan eFIN yang baru atau bagaimana ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Dino,

      Setahu saya kalau kita sudah daftar e-Filing tahun lalu, maka kita akan menerima username dan password yang baru untuk menggunakan aplikasi e-Filing tahun ini. Username dan password baru itu dikirim ke email yang kita gunakan untuk mendaftar e-Filing tahun lalu. Saya sendiri menerima email itu. Mas Dino sendiri sudah cek emailnya belum? Apa mungkin nyasar ke folder Spam?

      Kalau memang tidak ada, saran saya adalah mengajukan permohonan username dan password baru dulu lewat Kring Pajak atau lewat email adminnya. Kalau Kring Pajak sedang sibuk, kirim emailnya tetap dicoba saja. Setahu saya, walaupun responnya lama karena jumlah email masuk juga banyak, pada akhirnya email kita akan ditindaklanjuti. Langkah terakhir seandainya semua usaha itu gagal adalah mengajukan permohonan eFIN lagi ke KPP terdekat.

      Demikian saran saya. Semoga membantu.

      Hapus
    2. Trima kasih Mas Amir info nya

      Hapus
  33. Mas amir itu screenshot e-filling tahun berapa ....kok beda dengan yg saya buka...???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Wanoe,

      Screenshot itu dari tahun 2012 (sesuai tanggal publikasi tulisan ini, yaitu 20 Februari 2012). Tampilannya memang sudah berubah sejak tahun 2014 ini, Mas. Update yang saya lakukan tidak sampai ke tampilannya. Mohon maaf bila membingungkan.

      Hapus
  34. maaf mau tanya pak,

    saya sudah isi spt online, tpi apa itu sudah benar dan utk informasi ke email sy, berikut isinya sprti ini : Berikut adalah Bukti Penerimaan Elektronik Anda, dll

    yg sy mau tanyakan, apa pada pengisian online ini tdk melampirkan bukti potong pajaknya ?? karena sy mengisi di bagian formulir SS saja. apa ada yg terlewat ??

    mohon bantuannya,

    trims :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak Mia,

      Kalau sudah terima Bukti Penerimaan Elektronik (BPE), itu artinya Mbak Mia dianggap sudah melapor SPT. Selamat ya, Mbak. Kewajiban melapor SPT Tahunannya untuk tahun ini sudah gugur. :)

      Bukti potong pajak memang tidak perlu dilampirkan untuk pelaporan SPT dalam bentuk elektronik, tapi bukti potong itu harus tetap disimpan. Kalau misalnya, amit-amit deh ya, Mbak Mia diperiksa oleh pegawai Ditjen Pajak dan dimintai bukti potong pajak yang dilaporkan di SPT, Mbak Mia bisa langsung tunjukan. Jadi Mbak Mia bisa buktikan bahwa SPT yang Mbak laporkan itu tidak fiktif.

      Demikian dari saya. Semoga membantu.

      Hapus
  35. pada saat pengiriman spt muncul pesan "Kirim SPT gagal, SPT terpilih sudah ada dalam basis data atau pembetulan sebelumnya belum dikirim." itu kenapa y? saya dah coba berkali2 tapi tetep aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebelumnya sudah pernah kirim SPT, Mas/Mbak? Kalau BELUM, di isian "Pembetulan" diisi angka berapa? Kalau diisi "1", coba diganti dengan "0".

      Semoga membantu.

      Hapus
  36. saya juga mengalami hal demikian "gagal mengirim SPT" pembetulannya sudah " 0 " koq masih tetep aja gagaL lagigagaLlaaagi ...
    gmn ya mas?
    mohon pencerahan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf. Untuk saat ini pun saya masih menebak-nebak sumber masalah dan solusinya.

      Hapus
  37. bos , mohon penjelasan kalau pengirinam spt selalu gagal dan cara megatasinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf. Untuk saat ini pun saya masih menebak-nebak sumber masalah dan solusinya.

      Hapus
  38. cara dapatkan kode efin lewat web gmn nich muter2 gk ketemu2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah tidak bisa mengajukan permohonan eFIN lewat Web. Mulai tahun ini eFIN harus diminta langsung ke KPP terdekat.

      Hapus
  39. Misi mas saya juga sudah minta kode verifikasi 3 kali tetapi belum tidak terkirim karna kirim spt gagal .. sebelmnya saya sudah sering mengirim namum balasnnya sama kalau 1x kirim kan langsung sampai bukti nya.. atau pernah mrngirim dan buktinya langsung terkirm ke email saya tapi ini kok tidak ya..??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf, saya kurang mengerti pertanyaannya.

      Hapus
  40. Pak telah saya lengkapi data. Setelah dikirim muncul pesan: Informasi : Kirim SPT gagal, SPT terpilih sudah ada dalam basis data atau pembetulan sebelumnya belum dikirim. Gimana solusinya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin masalahnya di isian "Pembetulan". Coba buat ulang SPT-nya dan isian itu diisi "0". Kemungkinan yang lain adalah salah isi kode verifikasi. Kalau kode verifikasi diminta beberapa kali, gunakan kode verifikasi yang terbaru. Mungkin dua cara itu bisa menyelesaikan masalahnya. Kalau masih gagal juga, terpaksa kontak adminnya atau telpon Kring Pajak.

      Semoga membantu.

      Hapus