Tips Memanfaatkan Blog Ini

  1. Perhatikan tanggal penulisan dan tanggal update artikel. Semakin baru tanggal-tanggal ini, semakin valid informasi yang tercantum.
  2. Harap membaca komentar-komentar terkait sebelum bertanya; bisa jadi hal yang ingin Anda tanyakan sudah terjawab.
  3. Pertanyaan dapat disampaikan lewat bagian komentar atau lewat akun Twitter @asyafrudin.

Rabu, 18 Februari 2015

Membuat SIM C di Polres Metro Tangerang Kota Tanpa Calo

Ternyata membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) tanpa calo itu bisa dilakukan. Minggu lalu, tepatnya hari Kamis tanggal 12 Februari 2015, saya akhirnya berhasil memperoleh SIM C lewat jalur resmi tanpa dibantu calo atau membayar pungutan liar (pungli). Saya membuat SIM C itu di Polres Metro Tangerang Kota. Selama saya mengurus pembuatan SIM C itu, saya tidak menemukan adanya indikasi bahwa proses pembuatannya dipersulit.

Contoh Formulir Pendaftaran yang Sudah Diisi
Proses pembuatan SIM C yang saya jalani terdiri dari beberapa tahap yang memang menjadi bagian dari prosedur baku dalam pembuatan SIM C. Secara umum, prosesnya terbagi menjadi 3 tahap besar yaitu pendaftaran, ujian, dan penerbitan SIM terkait. Tahap-tahap besar itu terdiri dari tahap-tahap yang lebih kecil seperti yang saya paparkan di bawah ini:
  1. Mempersiapkan pulpen.
    Pulpen adalah barang wajib yang perlu dibawa setiap kali kita mengurus sesuatu di kantor-kantor pemerintahan agar kita tidak perlu celingukan mencari pinjaman pulpen saat kita harus mengisi formulir atau sejenisnya. Terkait pembuatan SIM, pulpen ini diperlukan untuk mengisi formulir pendaftaran, mengisi jawaban saat ujian teori, dan mengisi data pribadi saat ujian praktek.
  2. Mempersiapkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).
    Dari beberapa sumber yang saya temukan lewat Google Search disebutkan bahwa pengurus SIM harus menyiapkan 5 (lima) lembar fotokopi KTP untuk dilampirkan dalam berkas pengurus. Informasi ini terbukti valid karena hal pertama yang ditanyakan saat saya mulai mengurus pembuatan SIM adalah 5 lembar fotokopi KTP saya.
  3. Membuat Surat Keterangan Berbadan Sehat.
    Tempat untuk mengurus Surat Keterangan Berbadan Sehat ini juga tersedia di dalam lingkungan Polres Metro Tangerang Kota. Saya memutuskan untuk mengurus Surat Keterangan Berbadan Sehat yang saya butuhkan di tempat tersebut. Satu-satunya tes yang perlu saya ikuti di situ adalah tes buta warna. Biaya untuk pembuatan surat tersebut adalah Rp. 20.000.
  4. Mengambil formulir pendaftaran.
    Setelah membuat Surat Keterangan Berbadan Sehat, saya langsung mengambil formulir pendaftaran untuk membuat SIM. Biaya untuk pengambilan formulir pendaftaran tersebut adalah Rp. 100.000. Setelah membayar, saya menerima formulir pendaftaran yang harus saya isi.
  5. Membayar Asuransi Kecelakaan Diri Pengemudi (AKDP).
    Setelah menerima formulir pendaftaran yang masih kosong, saya beralih ke loket berikutnya untuk membayar AKDP. Biaya AKDP adalah Rp. 30.000. Setelah membayar, saya menerima bukti pembayaran dan kartu AKDP.
  6. Mengisi formulir pendaftaran.
    Setelah membayar AKDP, saya segera mengisi formulir pendaftaran yang saya terima sebelumnya. Pengisian formulirnya tidak sulit. Selain itu, contoh formulir yang sudah diisi pun tersedia di meja tempat mengisi formulir yang sudah disediakan.
  7. Menyerahkan berkas pendaftaran.
    Setelah formulir pendaftaran selesai diisi, formulir tersebut diserahkan ke petugas bagian pendaftaran dengan melampirkan fotokopi KTP, Surat Keterangan Berbadan Sehat, dan bukti pembayaran AKDP. Setelah semua berkas diserahkan, saya diminta menunggu nama saya dipanggil untuk mengikuti ujian teori.
  8. Mengikuti ujian teori.
    Saat nama saya dipanggil untuk mengikuti ujian teori, saya pun langsung memasuki ruangan khusus ujian teori. Petugas di dalam ruangan tersebut segera memberikan lembar jawaban dan soal-soal ujian teori yang harus saya kerjakan. Ujian teori itu terdiri dari 30 soal dan waktu yang diberikan untuk menjawabnya adalah 30 menit. Kriteria lulus ujian teori itu adalah menjawab 18 soal dengan benar (maksimal salah 12 soal).
  9. Mengikuti ujian praktek.
    Setelah saya dinyatakan lulus ujian teori, saya pun dipanggil kembali untuk mengikuti ujian praktek. Ujian praktek di lakukan di area khusus ujian praktek. Kendaraan dan sarana ujian praktek sudah tersedia di area tersebut. Khusus untuk pembuatan SIM C, Polres Metro Tangerang Kota menyediakan 5 unit motor yang terdiri dari 3 unit motor manual dan 2 unit motor matic. Ujian prakteknya sendiri terdiri dari 2 kali melewati jalur zig-zag dan 1 kali membentuk angka delapan. Semua itu harus dilakukan dengan posisi kaki sama sekali tidak boleh menyentuh tanah.
  10. Pengambilan foto, sidik jari, dan tanda tangan.
    Setelah saya dinyatakan lulus ujian praktek, saya langsung menunggu nama saya dipanggil untuk pengambilan foto. Pengambilan foto ini juga mencakup pengambilan sidik jari dan tanda tangan.
  11. Pengambilan SIM.
    Setelah sesi foto selesai, saya tinggal menunggu SIM C saya selesai dicetak untuk saya ambil. Proses pembuatan SIM C pun selesai saya lakukan sesuai prosedur; tanpa calo, tanpa pungli.
Sekali lagi saya tegaskan bahwa dari semua tahap-tahap pembuatan SIM C yang saya lalui, saya sama sekali tidak merasa dipersulit. Dari paparan di atas, jelas terlihat bahwa baik persyaratan maupun prosedur pembuatan SIM C itu tidak rumit. Bagi pengurus SIM yang gagal mengikuti ujian teori atau ujian praktek, mereka diperbolehkan untuk mengulang minimal 7 hari kemudian. Penting untuk diperhatikan bahwa mengulang ujian itu tidak memerlukan biaya tambahan. Pengurus yang mengulang pun dapat melewati tahap-tahap pendaftaran dan langsung minta mengulang ujian yang tidak lulus, baik ujian teori maupun ujian praktek, dengan menyerahkan bukti pembayaran dari tempat pengambilan formulir pendaftaran.

Kartu AKDP
Perjalanan Panjang Ujian Praktek
Satu hal yang belum saya ceritakan di atas adalah pengalaman saya mengikuti ujian teori dan ujian praktek. Untuk ujian teori, saya hanya butuh 1 kali mencoba dan dinyatakan lulus. Saya mengikuti ujian teori itu dengan bekal pengalaman dan pengetahuan seadanya tentang lalu lintas. Jawaban saya langsung diperiksa setelah saya selesai mengerjakan 30 soal ujian teori. Saya berhasil menjawab 19 soal dengan benar. Saya berhasil dengan skor sangat tipis, tapi saya bersyukur karena saya tidak perlu kembali lagi minggu depan untuk mengikuti ujian teori.

Kendaraan untuk Ujian Praktek SIM
Berbeda dengan ujian teori, saya butuh 4 kali percobaan untuk lulus ujian praktek. 4 kali? Ya, betul. Pada percobaan pertama, saya gagal saat melakukan zig-zag kedua. Seingat saya, saya kehilangan keseimbangan karena saya mengerem menggunakan rem depan. Saya sudah berkali-kali mengingatkan diri saya untuk tidak menggunakan rem depan, tapi sepertinya refleks saya lebih dominan.

Minggu berikutnya, pada percobaan kedua, saya gagal saat melakukan zig-zag pertama. Saya lagi-lagi kehilangan keseimbangan, tapi penyebabnya kali ini adalah tarikan motornya yang terlalu kecil. Terasa sekali motor yang saya gunakan itu tidak bergerak saat saya melakukan zig-zag pertama. Untungnya petugas kepolisian yang mengawasi saya saat itu berkenan memberikan kesempatan untuk mencoba lagi saat itu juga. Pada percobaan ketiga, saya langsung meminta izin untuk menggunakan motor yang lain. Motor yang saya gunakan pada percobaan ketiga adalah motor yang sama dengan motor yang saya gunakan pada percobaan pertama. Zig-zag pertama berhasil saya lewati, bentuk angka delapan berhasil saya lakukan, tapi lagi-lagi saya gagal di zig-zag kedua. Penyebabnya pun lagi-lagi karena saya kehilangan keseimbangan akibat mengerem menggunakan rem depan.

"Medan" Zig-zag untuk Ujian Praktek Pembuatan SIM C
Pada percobaan keempat (yang secara resmi terhitung sebagai percobaan ketiga), saya memastikan untuk memilih motor yang saya gunakan pada percobaan pertama dan percobaan ketiga. Pada percobaan keempat ini pun saya memastikan untuk tidak terburu-buru agar saya lebih mudah menjaga keseimbangan. Saya pun terus mengingatkan diri saya untuk tidak menggunakan rem depan. Pada akhirnya jerih payah saya membuahkan hasil dan saya berhasil melewati patok terakhir tanpa menurunkan kaki. Setelah percobaan keempat ini akhirnya saya dinyatakan lulus ujian praktek.

Cuplikan Ujian Praktek Pembuatan SIM A
Ujian praktek ini memang masuk kategori gampang-gampang susah buanget. Berdasarkan pengamatan saya dan beberapa masukan dari petugas kepolisian yang mengawasi ujian praktek, ada beberapa hal yang kerap menjadi penyebab gagalnya seseorang saat mengikuti ujian praktek, antara lain:
  • Grogi/tegang saat melakukan ujian praktek,
  • Terburu-buru (terlalu cepat saat zig-zag),
  • Tidak terbiasa dengan "medan" ujian praktek,
  • Tidak terbiasa dengan motor yang digunakan (khususnya terkait tarikan motor),
  • Mengerem menggunakan rem depan, dan
  • Menjalankan motor menggunakan gigi selain gigi 2 (untuk motor manual).
Saya berhasil menghindari semua penyebab gagal ujian praktek di atas sehingga saya pun akhirnya, setelah 4 kali mencoba, berhasil lulus ujian praktek. Saya pun tidak perlu menggunakan alternatif tidak resmi untuk mendapatkan SIM C. Total biaya yang saya keluarkan hanya Rp. 150.000; tidak lebih, tidak kurang.

Demikian informasi terkait pembuatan SIM C di Polres Metro Tangerang Kota yang saya lakukan tanpa calo dan pungli. Semoga saja mekanisme seperti ini tetap bertahan sehingga pengurusan SIM bisa benar-benar bebas dari cara-cara yang tidak resmi. Semoga saja para calo dan oknum yang masih meminta pungli mampu menemukan alternatif yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan finansial mereka.

Semoga bermanfaat!

--
Amir Syafrudin

106 komentar:

  1. -Butuh saran kalo datengnya jam berapa mas? soalnya saya sering liat rame terus.
    -Kalo teori dan praktek udah lulus, SIM nya langsung keluar hari itu juga atau nunggu beberapa hari lagi?
    -O iya, btw polres metro tng dimana yah? posisi saya di Pinang/Cipondon

    Thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Datang sepagi mungkin, Mas. Setahu saya pelayanan sudah dibuka sejak jam 8 pagi. Kalau soal rame itu kayaknya gak bisa dihindari.
      2. SIM keluar pada hari yang sama kalau ujian teori dan praktek sudah lulus semua. Tapi mungkin mempertimbangkan waktu pelayanan juga ya.
      3. Lokasi Polres Metro Tangerang di Jalan Daan Mogot. Posisinya sebelum Ramayana/Robinson dan berseberangan dengan PLN Kabupaten Tangerang.

      Hapus
  2. 1. Tanya nih, masa mulai ndaftar jam berapa, seelsai semua kegiatan sampe terima kartu sim jam berapa?
    2. Di tempat saya, Lampung, nembak sim C 270 ribu, hitungannya jika ongkos transport, makan siang, dan seharian di kantor pembuatan sim, 120 ribu ya............ capek enggak tuh?
    3. Usul untuk pak presiden, mestinya semua orang langsung aja dikasih SIM, wong yang gak pake ujian dll aja punya sim lho, kok dibikin repot.
    4. Bayar pajak kendaraan bermotor langsung aja di BANK, atau potong saldo aja, ke samsat itu ribet, lama, menghabiskan waktu dan tenaga saja.
    Gimana pendapat mas>?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Yang lama itu nunggu ujian teori dan ujian praktek, tapi tetep datang pagi bisa kelar setengah hari. Itu pun tergantung jumlah antrian sih.
      2. Kalau masalah capek sih capek, apalagi kalau harus bolak-balik sampai 3x kayak saya. Tapi lumayan menghemat pengeluaran ketimbang nembak, apalagi yang uangnya pas-pasan.
      3. Justru harusnya bikin SIM itu diperketat. Jangan sampe orang yang gak layak nyetir (gak tau rambu, gak tau mana yang didahulukan di persimpangan, gak tau diri gaspol melulu, gak tau sopan santun di jalan) itu bisa seenaknya nyetir ke mana-mana.
      4. Kalau bayar pajak kendaraan langsung di BANK sih enak, apalagi kalau bisa online. :)

      Hapus
  3. mau tanya dong, jarak anatara setiap patokan untuk zig-zagnya berapa meter ya kira"?

    BalasHapus
  4. Motornya harus bebek atau bisa milih yang lain gan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waktu saya tes, pilihannya ada 3 bebek manual dan 2 bebek matic. Seingat saya gak ada jenis motor lain selain itu.

      Hapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  6. Misalnya says ujian sim tgl 22, apa says harus ujian ulang lg tgl 29 atau bisa dihari lain setelah tgl 29?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa di hari lain setelah tanggal 29 karena ujian ulang itu paling cepat dilakukan 7 hari setelah pelaksanaan ujian. Jadi lebih lama dari 7 hari pun tidak masalah. Yang penting tanda bukti untuk melakukan ujian ulang itu jangan sampai hilang.

      Hapus
  7. mas..minta saran donk..saya pindahan dari medan ke tangerang..nah SIM C saya udah mati dari tahun 2013 (sejak pindah), ntr lagi SIM A saya mati mas bulan 10..saya udah buat ktp tangerang..tapi blm E-KTP...saran mas untuk SIM C saya perpanjang atau buat baru ??begitu juga dgn SIM A saya..perpanjang saja atau buat baru..kalau perpanjang takutnya dsuruh buat surat pernyataan pindah dri polres medan..mohon bantuannya...thx min

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kasus saya pribadi agak mirip, Mas. Awalnya saya buat SIM di Depok dan sudah mati beberapa tahun yang lalu. Setelah saya pindah ke Tangerang, saya buat SIM baru.

      Hapus
    2. iya deh....thx mas....
      oh ya hari sabtu buka gk y jasa pembuatan SIM nya

      Hapus
    3. iya deh....thx mas....
      oh ya hari sabtu buka gk y jasa pembuatan SIM nya

      Hapus
    4. Setahu saya tiap Sabtu buka, tapi kemungkinan hanya setengah hari.

      Hapus
  8. Terimakasih infonya mas.. sangat bermanfaat.
    Ujian prakteknya sampe 4x percobaan ya? waduuh.. repot juga tuh kalo rumahnya jauh dari Polres.. :P
    Menurut saya sih ujian praktek mengemudi yang ada sekarang itu berlebihan. Karena aktualnya saat di jalan, untuk melakukan manuver belokan yang setajam itu lebih aman kalau kaki kita menginjak tanah.
    Toh kita kan mau mendapat SIM supaya bisa berkendara di jalan, bukan untuk mendaftar jadi pemain sirkus.. ya kan? hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Resminya sih 3x, tapi emang nyobainnya 4x. :)

      Saya sependapat. Zig-zag-nya memang berlebihan. Bertahun-tahun naik motor, kayaknya gak pernah melakukan zig-zag kayak ujian praktek gitu. :)

      Tapi ujian itu ada efeknya juga. Sekarang saya jadi kebiasaan menghindari turun kaki pas nyelip-nyelip di saat macet. Entah ini efek positif atau negatif. :)

      Hapus
  9. Mas. Saya Mau Nanya, Kalo Gak Ada KTP Gimana Mas? Saya Adanya Kartu Pelajar. Apa Bisa? Soalnya Saya Mau Cepat Cepat Buat Sim, agar Aman Saat Di Adakan Razia :D Makasih Mas Sebelumnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf, Mas Bima. Untuk pembuatan SIM pakai kartu pelajar, saya kurang tahu.

      Hapus
  10. Mas mau tanya , kalau hari sabtu bisa ga sih bikin SIM ? atau senin-jum'at saja ? info please

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setahu saya, Polres buka layanan SIM setengah hari di hari Sabtu. Sebaiknya datang sepagi mungkin, Mbak.

      Hapus
  11. Mas saya kan anak nya ada 4 masih usia 5 thn
    4 thn
    3 thn
    dan 1 tahun
    dan saya lg hamil anak ke 5 usia 6 bulan dikandungan....klo saya mau bikin sim bawa anak bisa ga mas....takutnya dimarahin sm pak polisinya....krn saya ibu rumah tangga dan ga punya pembantu...dan ga ada sodara yg bs dititipi...suami jg kerja...tolong infonya ya pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setahu saya tidak ada aturan yang melarang membawa anak saat mengurus SIM, Bu. Tapi perlu dipikirkan juga risiko repotnya membawa anak-anak karena saat Ibu ujian teori dan ujian praktek, kemungkinan besar anak-anak harus dibiarkan menunggu di ruang tunggu.

      Hapus
  12. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  13. Karena saya sehari2 anter anak sekolah dan mengendarai motor ... saya ingin punya sim pak biar klo ada apa2 saya ga ketangkep dijalan hehehe....terima kasih pak...oiya saya rumah nya di ciputat..klo naik kereta turun di stasiun mana ya...saya naik dr stasiun sudimara turun distasiun apa yabpak...trus dr sana naik apalagi tolong dibntu infonya y pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf, Bu. Saya bukan pengguna kereta dan bahkan jarang sekali naik angkutan umum. Saya biasa ke mana-mana naik motor. Jadi saya tidak bisa bantu Ibu.

      Hapus
    2. Ibu turun di Stasiun Tangerang. dari sudimara transit tanah abang. dari tanah abang transit duri. dari duri ke arah tangerang. dari stasiun bisa naik angkot ke polres.

      Hapus
    3. Terima kasih atas informasinya. :)

      Hapus
  14. Pak, kalo sim kolektif itu gimana maksudnya ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setahu saya model kolektif itu mengurus SIM bareng-bareng. Biasanya ada pihak seperti biro jasa yang koordinir pengurusan SIM-nya. Itu yang saya tahu. Saya sendiri tidak pernah ikut mengurus SIM secara kolektif.

      Hapus
  15. Assalammu'alaikum
    Kalau untuk soal teorinya, itu berupa pilihan ganda atau uraian mas?
    Thanks atas infonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam.

      Soal teorinya berupa pilihn ganda.

      Hapus
  16. wuih keren gan caara pengurusannya,, ane juga baru buat kemaren sim c, baca juga pengalaman ane gan http://imuelputra.blogspot.co.id/2016/01/cerita-pengalaman-mengurus-sim-c-sangat.html

    BalasHapus
  17. wuih keren gan caara pengurusannya,, ane juga baru buat kemaren sim c, baca juga pengalaman ane gan http://imuelputra.blogspot.co.id/2016/01/cerita-pengalaman-mengurus-sim-c-sangat.html

    BalasHapus
  18. assalamualaikum mas mau nanya, dulu saya bikin sim c dikampung dengan ktp kampung, tapi skrg saya tinggal ditangerang dengan ktp tangerang. pertanyaannya sim c saya kan bikin dikampung dengan ktp kampung, apakah bisa saya perpanjang sim c saya(sim c kampung) dengan ktp tangerang di samsat tangerang ato saya harus bikin baru.
    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam.

      Setahu saya, Mas harus mengurus mutasi SIM dari kampung ke Tangerang. Sayangnya saya tidak berpengalaman mengurus mutasi SIM. Coba googling lagi tentang mutasi SIM ya, Mas. Mohon maaf kalau kurang membantu.

      Hapus
  19. kalau ngurus mutasi sim segala berarti saya harus pulang kmpung dulu dong mas? apa ga bisa memperpanjang sim nya via online aja tanpa harus mutasi sim dr kampung?
    makasih atas jawabannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf. Untuk pengurusan SIM secara online itu saya tidak tahu sama sekali.

      Hapus
  20. mas saya baru bikin E-KTP. kalo bikin surat sehat itu bisa ke dokter/memang harus di polres tangerang ?
    pengalaman mas pertama bikin sim 1 hari itu berapa jamlamanya mas ?
    brarti kalo lulus semua test tapi sim belom dicetak hari itu juga,kira-kira berapa lama ya mas ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setahu saya bisa ke dokter umum, tapi rasanya akan lebih mudah kalau langsung diurus di Polres Tangerang. Seingat saya, saya butuh waktu setengah hari mulai dari datang hingga selesai tes. Sayangnya saya gagal ujian praktek sehingga harus balik lagi seminggu kemudian. Setahu saya, kalau memang semua tes berhasil dilewati, SIM bisa kita terima pada hari yang sama.

      Hapus
    2. tapi mas batas maksimal kita gagal itu berapa kali mas ? 3x gagal terus dapet sim ?
      terus kalo dipolres tanagerang itu yang ujian prakteknya ada berapa tahap mas ?
      thanks

      Hapus
    3. 1. Setahu saya tidak ada batas maksimal. Kalau gagal, ulang lagi paling cepat seminggu kemudian. Terus saja begitu sampai lulus.
      2. Ujian hanya ada 2 jenis: teori dan praktek. Masing-masing ujian hanya 1 tahap. Lulus ujian teori, lanjut ujian praktek. Lulus ujian praktek, lanjut terima SIM.

      Hapus
  21. Mas saya gagal dengan cara mandiri saat zig zag ketiga. Untuk mengulang ujian praktek apakah masih dikenakan biaya lagi nantinya? Mohon diceritakan mekanisme ujian praktek perbaikan ya mas. Sebelumnya terima kasih banyak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya kutip dari tulisan saya di atas:
      "Penting untuk diperhatikan bahwa mengulang ujian itu tidak memerlukan biaya tambahan. Pengurus yang mengulang pun dapat melewati tahap-tahap pendaftaran dan langsung minta mengulang ujian yang tidak lulus, baik ujian teori maupun ujian praktek, dengan menyerahkan bukti pembayaran dari tempat pengambilan formulir pendaftaran."

      Masih pegang bukti pembayarannya kan? Saat balik ke Polres untuk mengulang ujian praktek, langsung saja ke loket ujian praktek. Bilang saja mau mengulang ujian praktek sambil menyerahkan bukti pembayarannya ke petugas di loket itu.

      Semoga sukses ya.

      Hapus
    2. Masih kok mas.

      Amin.. Makasih ya mas. Semoga makin menginspirasi orang lain untuk menolak suap:). Sekali lagi terima kasih.

      Hapus
  22. Mas, kesempatan gagal dalam praktek cuma 1x ya? Maksudnya kalo balok jatoh atau kaki menyentuh tanah 1x aja langsung gagal dan harus ulang minggu depan? Saya kira bisa 3x kesempatan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Saya sendiri harus beberapa kali bolak-balik. :)

      Hapus
  23. semoga jadi semakin baik
    pelayanan sim online saat ini
    terima kasih infonya

    BalasHapus
  24. Mas klo daerah jakarta timur dimana membuat sim.y

    BalasHapus
  25. Mas klo daerah jakarta timur dimana membuat sim.y

    BalasHapus
  26. Mas saya orang bandung dan KTP bandung. kalau saya bikin di porles metro tangerang bisa kah ?

    BalasHapus
  27. Makasih infonya gan membantu sekali

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama. Senang bisa bermanfaat.

      Hapus
  28. artikel menarik
    jadi tahu tempat sim sekarang
    terima kasih ya

    BalasHapus
  29. Om mau nanya. Nanti ada perincian harga berupa nota gak? Soalnya mau di rembes ke perusahaan. Makasih om

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seingat saya ada bukti pembayaran. Toh semuanya biaya resmi.

      Hapus
    2. Yang tes tanpa calo banyak gak om? Takutnya saya sendiri . Nanti di diskriminasi sama pak pol nya hehe

      Hapus
    3. Saya sempat sendirian juga, baik ujian teori maupun praktek. Pernah juga ujian praktek bareng beberapa orang. Gak kerasa ada diskriminasi sama sekali. Gak dipersulit juga. Alhamdulillah.

      Hapus
    4. Oke terimakasih banyak om. Sangat membantu sekali.

      Hapus
  30. mas, kan saya domisilinya di kabupaten tasik, nah bisa ga ya bikin sim di kota tasik?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf. Saya tidak tahu. Sebaiknya ditanyakan langsung ke polres terkait.

      Hapus
  31. misi mas kalo saya bikinnya pake surat keterangan ktp bisa ga? soalnya ktpnya belom jadi

    BalasHapus
  32. Mas mw nnya klo tmpt bikin sim tangerang kota dmn sih jalur saya ciledug

    BalasHapus
    Balasan
    1. Posisi polresnya di Jalan Daan Mogot sebelum Robinson/Pasar Anyar Tangerang. Kalau dari Ciledug, saya biasanya jalan lewat KH. Hasyim Ashari s.d. fly over Jend. Sudirman. Dari situ, saya jalan terus ke Veteran, lalu belok kanan lewat TMP. Taruna. Setelah belok kanan, cukup ikuti jalan sampai ketemu Daan Mogot. Dari situ, belok kiri ke arah Robinson. Tidak jauh dari situ, kantor polresnya ada di sebelah kiri jalan.

      Hapus
  33. waktu di tes soal teorinya kaya gimana? #kisi2
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf. Saya lupa persisnya. Oya, seingat saya di situs resmi Polres Tangerang ada simulasi atau contoh soal ujian teori.

      Hapus
  34. Mas minta solusinya, kalo lewat calo dipolres tangerang kena berapa ya? Maaf ya mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf. Saya justru tidak tahu sama sekali soal mengurus di calo.

      Hapus
    2. Ada yang punya contoh soal teori buat sim A... Yg pertama dari 30 soal betulnya 13 dan yang kedua soalnya 30 betulnya 19,tapi masih belum lulus 🎓 juga nih...

      Hapus
    3. Buat bro and sis yang mengunakan transportasi kereta 🚃 api 🔥 di sarankan turunnya di stasiun serpong tangerang selatan dan lanjutkan dengan angkot atau ojek lebih efisien daripada naik ☝ bus

      Hapus
    4. Mohon maaf. Saya tidak bisa membantu perihal soal-soal teori. Tapi kok bisa gak lulus kalau sudah betul 19, Mas? Bukannya sudah di atas batas minimal untuk lulus?

      Hapus
    5. Saya punya bukti saya foto 📷 yang di PC dan ada juga surat di stempel tidak lulus... Mau saya kirimkan ke mana.. Via WA di 0857 1039 3300

      Hapus
  35. Setahu saya mas, dulu ketika mau bikin secara resmi susah bener. nyari informasi dimana tempat membuat sim aja ga ada yg ngasih info yg betul, harus melewati beberapa hambatan, ya calo-calo yg menawarkan jasanya + oknum yg berusaha memperoleh keuntungan. ketika Mas membuat sim, hambatan2 seperti itu apakah masih ditemui?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak ada kendala yang signifikan, Mas. Calo memang ada, tapi saya lempeng langsung ke bagian pengurusan SIM. Dari pihak kepolisian pun tidak ada yang mempersulit.

      Hapus
  36. tes teorinya komputer apa manual pakai pulpen mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saat itu masih manual pakai kertas dan pulpen.

      Hapus
  37. Buka dari senin-jumat kan..klo waktu dari jam berapa sampe jam berapa yah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Duh, saya agak lupa. Seingat saya Sabtu juga buka, tapi setengah hari. Jam bukanya saya kurang pasti, tapi seingat saya, saya ke sana jam 8 pagi itu udah buka.

      Hapus
  38. Permisi om... Saya mau tnya.. .saya rencana mau bikin sim a,, yg saya mau tanyakan di situ itu mobil yg di pake manual semua apa ada matic?? Soalnya biasa pake matic.,bisa sih manual, tp blm jago.. Tanks sebelum nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seingat saya, saat itu cuma ada Suzuki APV untuk ujian praktek SIM A. Dari cerita yang ikut ujian praktek SIM A, Suzuki APV itu masih manual. Berhubung sudah hampir 2 tahun yang lalu, mungkin kendaraannya sudah berbeda.

      Hapus
  39. Mas, apakah surat kesehatan bisa diambil dari luar misalnua dari klinik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya boleh-boleh saja, tapi saya sendiri gak mau ambil risiko. Takutnya nanti dipermasalahkan karena beda format, kurang ini, atau kurang itu. Jadi, saya lebih memilih minta surat keterangan sehat dari klinik atau tempat periksa di Samsat itu saja.

      Hapus
  40. Mas bener tuh abis cuma 150ribu ,setau saya kata masyarakat pada bilang bikin sim c itu 600ribu,tolong jawab mas makasih rumah saya deket polres nya tapi gapunya sim hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang tercantum di atas sesuai pengalaman saya sendiri. Kalaupun tarifnya sudah naik, kayaknya gak mungkin sampai setinggi itu. 600 ribu itu mungkin tarif urus SIM C lewat biro jasa.

      Hapus
  41. Sudah 3x gagal ujian teori . . . Jd sedih
    Harus berapa kali lageee ... ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat ya! Bete memang, tapi rasanya puas kalau lulus karena berhasil dapat SIM sesuai prosedur. :)

      Hapus
  42. Assalamuallaikum.
    gan mau nanya? ada batas minimum ga soal tinggi badan?
    makasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam.

      Sampai saat ini, setahu saya tidak ada aturan mengenai batasan tinggi badan dalam pembuatan SIM.

      Hapus
  43. saya tinggal di kabupaten tangerang, pertama bikin sim di polres tangerang. sekarang saya mau perpanjang, apakah bisa perpanjang di polres tangerang atau harus ke tigaraks pak ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf saya kurang tahu soal pemisahan wilayah itu.

      Hapus
  44. mas untuk sekarang pake ktp lama bisa gak ? KTP saya ciledug, belom sempat ngurus e-ktp

    BalasHapus
  45. mas kalau daerah tangerang selatan pembuatan sim dimna ya??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya kurang tahu. Mohon maaf.

      Hapus
    2. di deket pertigaan cisauk bu. arah stasiun serpong klo dari teras kota, belok kanan di perempatan lampu merah. trus lampu merah kedua belok kiri. dari situ lurus aja. ada disebelah kiri tempatnya

      Hapus
  46. Mas kalo misalkan kita gagal diujiannya itu apa kita bayar lagi ya pas ngulang diminggu berikutnya? Mahon infonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harusnya gak bayar lagi, Mas. Saya ujian praktek sampai 3x percobaan itu cuma bayar sekali saja.

      Hapus
  47. Klo ktp jakarta bisa ga bikin di tangerang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setahu saya bikin SIM itu harus di Polres (atau tempat pembuatan SIM lain) sesuai alamat di KTP.

      Hapus
  48. kalau urus sim mobil (SIM A) gimana y mas?punya pengalaman juga g?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum, Mas. Dulu bikin SIM A *uhuk* nembak. :)

      Hapus